Berbagi Ketulusan di Gubuk Sederhana
Oleh: Adenar Dirham Menjelang senja, langit nyaris gelap gulita. Ubun-ubunku terasa diremas dan entah mengapa seolah-olah ada yang mengoyak batinku saat kulihat seorang pemulung tua singgah di halaman gubuk sederhanaku ini. Pemulung itu kuterka usianya tidak lebih dari 70 tahun, namun rupanya semangatnya masih membara mencari rombengan demi menyambung hidup. Bagiku, orang-orang seperti beliau tentulah […]
Berbagi Ketulusan di Gubuk Sederhana Read More »






