cerpen

Lomba Tolong Menolong

Oleh: Istikomah Sebuah pesantren kecil di pedesaan Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah, sebut saja pesantren al-Ikhlas yang dipimpin oleh kiai lulusan IAIN Pekalongan Fakultas Syariah bernama KH. Ushuludin atau akrab dipanggil kiai Udin. Kiai Udin ini memiliki 50 santri putra dan 50 santri putri dengan asrama yang berbeda, namun masih satu halaman yang gabung dengan rumah kiainya. […]

Lomba Tolong Menolong Read More »

Kushadaqahkan Ilmuku Karena Allah

Oleh: Isarotul Imamah “Kalian harus berani Istiqamah bila telah keluar dari pesantren. Ilmu kalian tak akan bermanfaat bila kalian gunakan untuk kepentingan dhewe’ tanpa menyiarkan kepada orang lain.” Petuah bijak Abah Kyai saat mengaji Ta’limul Muta’allim mengetuk pintu hatiku. Semua nasihat bertamu dalam memori otakku. Aku berdiri didepan jendela kamarku. Menatap lalu lalang orang-orang yang bubar

Kushadaqahkan Ilmuku Karena Allah Read More »

Kesempatan Terakhir

Oleh: Intan Pertiwi Kerinduanku semakin terasa nyata di saat lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menghiasi hari-hari ku. Setiap ayatnya memberikan kesejukan hati bagi para pendengarnya, termasuk diriku. Tiada hari tanpa bersyukur atas nikmat yang diberikan sehingga ku masih bisa mencicipi ketenangan di bulan suci ini. “Aisyah.. Aisyah..” Lamunanku dibuyarkan oleh suara yang terdengar familiar. Kali ini ibuku

Kesempatan Terakhir Read More »

Arti Sebuah Sedekah

Oleh: Anis Fitria Alif sedang berpikir dengan keras untuk menentukan siapa yang akan diundang dalam melaksanakan acara buka bersama di rumahnya. Karena orang tuanya hanya meyetejui salah satu dari dua pilihan, jadi Alif harus memilih apakah teman sekelasnya di sekolah atau teman sekelasnya di TPQ. “ Lif,sudah ketemu pilihannya?” tanya mama Alif didepan kamarnya. “Hmm, sudah

Arti Sebuah Sedekah Read More »

Hamba Yang Maha Kaya

Oleh: Musfirah Rahman Kemilau senja dikaki langit tenggelam dimataku yang tengah duduk termangu ditepi pantai. Jilbabku terayun-ayun seolah melambaikan tangan pada bola kuning raksasa tersebut. Sudah menjadi rutinitasku untuk duduk menikmati pesona senja –kecuali ketika hujan. Dan ini kali pertama aku menikmati senja di sebuah pulau kecil, tempatku mengabdikan diri. Untuk kesekian kalinya aku memilih meghabiskan

Hamba Yang Maha Kaya Read More »

Derma Cinta Keluarga

Oleh: Anisa Rochim Lebaran hampir tiba, kira-kira tujuh hari menjelang. Sedang aku masih saja membisu ketika teman-teman sekolahku berbisik tentang baju-baju baru yang telah dibelikan orang tua mereka. Kuperhatikan wajah-wajah ceria itu, tampaknya teman-temanku begitu bersemangat menyambut lebaran tahun ini. Wajar memang, tetapi bagiku, memiliki baju baru itu hampir mustahil, karena untuk makan sehari-hari keluarga kecil

Derma Cinta Keluarga Read More »

Berbagi Tak Boleh Pergi

Oleh: Septika Ariyanti Sesaat lagi senja akan tiba, semburat mega telah terhampar indah di sepanjang langit. Aku masih mengayuh sepeda onthel dengan tergesa-gesa. Seharusnya aku sudah sampai di rumah dua jam yang lalu, tapi aku harus berurusan dengan teman sekelasku. Bisa dibilang hari ini aku sedang sial. Dari kejauhan terlihat sosok ibu yang sedang berdiri

Berbagi Tak Boleh Pergi Read More »

Berkah di Bulan Penuh Berkah

Oleh: Ma’rifatul Hikmah Sinar mentari sore hari memang sangatlah indah. Orang kota biasa menyebutnya dengan sebutan sunset. Bermain di tepi pantai saat sore memang menjadi kebiasaanku. Berlari bersama sahabat sambil mendengar deburan ombak menghantam dermaga menjadi kesenangan tersendiri bagiku. Melambai pada burung yang hendak kembali ke sarang mereka seolah kami diajaknya ikut terbang bersama. Jika

Berkah di Bulan Penuh Berkah Read More »

Keajaiban Ramadhan di Turki

Oleh: Wouda Fiorendita Karim Walaupun sama ramainya, tapi nampak berbeda suasana Ramadhan di Indonesia dan di Turki. Ini adalah tahun pertama Karimah tidak di kampung halaman saat bulan Ramadhan. Perempuan berpawakan pendek, berwajah cantik yang kecantikannya bertambah karena tertutup niqab. Fahri yang baru saja meminangnya 2 minggu sebelum Ramadhan dan berhjrah ke Turki untuk menyelesaikan pekerjaannya

Keajaiban Ramadhan di Turki Read More »

Celengan Alif

Oleh: Reza Agustin Terik di tengah siang terasa begitu sepi. Biasanya masih kutemui anak-anak yang saling berkejaran, memanjat pohon mangga milik Pakdhe Supri, atau bermain bola di lapangan dekat rumah. Siang ini semuanya tampak lengang. Ah, wajar saja. Sekarang sudah memasuki bulan puasa. Pasti mereka lebih memilih berlindung dari terik matahari sambil menonton televisi atau

Celengan Alif Read More »

Aldi yang Baik Bakti

Oleh: Fauzia Puji Astuti 11.39 WIB Matahari tampak sangat gembira hari ini. Tidak seperti dua hari yang lalu, saat ia sedang meracau dengan langit sampai membuat langit menangis tersedu. Tampaknya hubungan langit dan matahari diatas sana sudah membaik. Matahari kini tengah tersenyum riang dari atas sana, memancarkan cahaya dengan kekuatan tak dikira-kira hingga menimbulkan fatamorgana di

Aldi yang Baik Bakti Read More »

Berbagi Bahan Literasi di Bulan Suci

Oleh: Munajah Tiga hari sebelum memasuki bulan puasa dia sudah mengajak anaknya untuk membuka tabungan yang ada pada celengan masing-masing. Ternyata penolakan program dari beberapa masjid dan mushola bukan akhir dari kendala. Setelah pontang-panting menyebar proposal sampai positif mendapatkan dukungan dari pihak terkait singel parent muda itu harus bisa meluaskan dada dalam memberi pengertian kepada

Berbagi Bahan Literasi di Bulan Suci Read More »